Bonus Demografi + IR 4.0 = Pengangguran. Benarkah ?

Menurut proyeksi pada tahun 2020 – 2030 nanti, dimana kondisi dari usia produktif kita itu banyak banget. Namun pada saat bersamaan kita ini udah masuk di Industri 4.0. Revolusi Industri 4.0 ini adalah revolusi industri dimana Robot dan Kecerdasan buatan akan banyak menggantikan lapangan pekerjaan.

Jadi ada 2 kemungkinan resiko yang akan kita hadapi di Revolusi Industri 4.0 yaitu  yang satu menghasilkan banyak tenaga kerja sementara dilain sisi akan banyak menghilangkanlapangan pekerjaan. 

So Pertanyaannya Nganggur dong kita ???

Bonus Demografi + Industri 4.0 = Pengangguran ? Benarkah ???

Bonus Demografi itu apa sih ?

Sederhananya Bonus Demografi ialah keadaan dimana usia produktif kita akan lebih banyak dibandingkan usia non-produktif. Jadi angka ketergantungannya kecil. Angka ketergantunga itu adalah beban yang harus ditanggung usia produktif untuk dapat membiayai usia non-produktif  nah kira-kira gambarannya kayak gitu.

Menurut McKinsey&Company Indonesia di era Bonus Demografi bisa sampai ke peringkat 7 kekuatan ekonomi dunia yang pada saat ini masih di Peringkat 16. Karna Bonus Demografi ini bisa meningkatkan perekonomian kita dengan berigu pesat dengan catatan jika berhasil kalau tidak itu bisa menjadi bencana. Sementara pada saat yang bersamaan sekarang ini kita sudah masuk ke Revolusi Industri 4.0 

Lalu apa itu Era Revolusi Industri 4.0 ?

Seperti yang sudah kita ketahui sebelumnya kita telah mengalami 4 kali revolusi Industri 

  1. Industri Revolusi 1 yakni saat ditemukannya mesin uap
  2. Industri Revolusi 2 yakni ketika ditemukannya mesin yang bisa menggunakan listrik dan BBM 
  3. Indutri Revolusi 3 yakni ketika adanya komputer dan juga mesin otomatis, dan 
  4. Sekarang kita udah resmi masuk ke era Revolusi Industri 4.0 dimana kecerdasan buatan atau mesin-mesin yang terintegrasi dengan internet itu akan banyak sekali dioperasikan. Atau yang lebih kita kenal Internet of Things (IoT) dan Artifisial Intelligensi.
  1.  

Dengan adanya industri 4.0 akan ada banyak pekerjaan-pekerjaan yang digantikan terutama pekerjaan-pekerjaan yang sifatnya Repetitif. Diprediksi ditahun 2030 nanti secara glogal pekerjaan-pekerjaan akan digantikan oleh robot sebanyak sekitar 800 jt lapangan kerja.

Wahhhh bangett ga sih…..

Pertanyaanya kenapa penggunaan robot ini penting??

Jadi kalo pabrik atau industri menggunakan Robot dari pihak perusahaan bisa meningkatkan produktifitas hingga ke angka 250% dan mengurangi resiko kecacatan produk hingga – 80% selain itu juga menggunakan robot ini jauh lebih mudah di atur dan sangat terukur.

Lalu apa yang harus dilakukan ?? Apa cukup dengan pasrah menerima apa yang akan terjadi nanti ???

Selain menghilangkan beberapa pekerjaan, Indutri 4.0 ini tidak sepenuhnya negatif. Dia juga akan memberikan beberapa lapangan pekerjaan baru. Tapi yang bentuknya Tenaga Ahli. 

Sementara di Indonesia ternyata tenaga ahli kita ini masih sedikit banget. Sedangkan nanti di era Bonus Demografi jumlah tenaga kerja kita itu palinga banyak se ASEAN. Jadi kita harus ngembangin skill-skill kita ini dari sekarang. Selain mempelajari Skill-skill khusus kita juga bisa belajar skill-skill yang sulit untuk diterapkan di teknologi. Yakni Skill-skill seperti kepemimpinan, berpikir jritis, kemampuan bekerjasama, dan kemampuan berkomunikasi. Nah ini bisa menjadi nilai lebih kita di dalam lingkungan kerja. 

Dengan melihat kondisi tersebut ini menjadi peluang sekaligus tantangan untuk kita. Jika kita kembalikan apakan bonus demografi dan Refolusi Industri 4.0 ini akan menghasilkan banyak pengangguran jawabannya adalah Yaa kalau kita tidak megembangkan skill-skill khusus agar jadi tenaga ahli dan kita tidak mengembangkan skill-skill yang sulit diterapkan pada teknologi.

Tapiii ada pertanyaan yang menarik Apakah ini masa depan yang kita inginkan ?? Masa depan dimana kita diminta untuk terus berkompetisi,  terus belajar , dan banyak manusia yang akan digantikan oleh robot atau kecerdasan buatan atas nama Efisiensi dan Efektifitas Industri?? 

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *