Tutorial CCNA – VLAN pada Switch (Part 2)

vlan mode trunk

Switch merupakan perangkat yang berada pada Layer 2 di  OSI Layer, tugasnya yakni hanya melakukan fungsi switching. Fungsi Swiching ini sebagai fungsi untuk mengirimkan frame atau memforward dari satu port ke port lainnya berdasarkan pada MAC Address tujuan.

Pada artikel ini merupakan kelanjutan dari pembahasan artikel sebelumnya yakni

Tutorial CCNA2 – VLAN pada Switch Cisco (Part1)

Sebelum keartikel ini alangkah lebih baiknya kalain pahami dulu artikel yang sebelumnya karana ini akan sangat berkaitan erat pada konfigurasi selanjutnya.

Pada pembahasan kali ini kita akan membahas bagaimana konfigurasi  VLAN pada Switch nya. Simak pembahasannya…

Konfigurasi VLAN Pada Switch

Switch 0

Untuk menambahkan VLAN dapat digunakan perintah sebagai berikut :

en

conf t

hostname SW1

vlan 10

name Student

vlan 20

name Dosen

end

Setelah menambahkan 2 vlan yang masing-masingnya adalah vlan 10 dan vlan  20 maka jumlah vlan akan terlihat seperti berikut :

sh vlan (perintah untuk menampilkan vlan)

Vlan 1 merupakan default. Namun pada vlan 10 dan vlan 20 belum memiliki port. Maka langkah konfigurasi selanjutnya adalah memindahkan beberapa port (sesuai dengan rules skenario topologynya) agar menjadi anggota dari vlan 10 mauoun  vlan 20.

Konfigurasi :

en

Conf t

int range fa0/2-10

switchport mode access

switchport access vlan 10

exit

int range fa0/11-20

switchport mode access

switchport access vlan 20

end

Hasil dari konfigurasi diatas akan seperti gambar dibawah ini.

Pada vlan 10 dan vlan 20 telah memiliki port masing-masing.

Switch 1

Konfigurasi pada switch 1 ini hampir sama saja dengan konfigurasi pada switch 0.

Untuk menambahkan VLAN dapat digunakan perintah sebagai berikut :

en

conf t

hostname SW2

vlan 10

name Student

vlan 20

name Dosen

end

Sh vlan

Konfigurasi :

en

Conf t

int range fa0/2-10

switchport mode access

switchport access vlan 10

exit

int range fa0/11-20

switchport mode access

switchport access vlan 20

end

Tampilan vlan yang telah di beri port

Konfigurasi InterVLAN Routing

Jaringan kita telah tersegmentasi secara virtual menjadi 2 jaringan. Untuk dapat menghubungkan kedua jaringan tersebut  diperlukan fungsi routing. Yakni dengan mengkonfigurasi sebuah port untuk menjadi trunk yang bisa berfungsi sebagai penghubung semua semua swich antar vlan.

Pada contoh skenario kita port fa0/1 adalah port trunk.

Perintah yang digunakan untuk truk sebagai berikut

Pada Switch0

Conf t

Int fa0/1

Switchport mode trunk

Pada Switch1

Conf t

Int fa0/1

Switchport mode trunk

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *